<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Keuntungan Beramal Dijalan Allah</title>
	<atom:link href="http://mdislami.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mdislami.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Apr 2009 14:41:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mdislami.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Keuntungan Beramal Dijalan Allah</title>
		<link>http://mdislami.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mdislami.wordpress.com/osd.xml" title="Keuntungan Beramal Dijalan Allah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mdislami.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bila Hati Bercahaya</title>
		<link>http://mdislami.wordpress.com/2009/04/02/bila-hati-bercahaya/</link>
		<comments>http://mdislami.wordpress.com/2009/04/02/bila-hati-bercahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2009 14:40:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mdislami</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mdislami.wordpress.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[BILA HATI BERCAHAYA dakah diantara kita yang merasa mencapai sukses hidup karena telah berhasil meraih segalanya : harta, gelar, pangkat, jabatan, dan kedudukan yang telah menggenggam seluruh isi dunia ini? Marilah kita kaji ulang, seberapa besar sebenarnya nilai dari apa-apa yang telah kita raih selama ini. Di sebuah harian pernah diberitakan tentang penemuan baru berupa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mdislami.wordpress.com&amp;blog=6325084&amp;post=84&amp;subd=mdislami&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color:#0000ff;">BILA HATI BERCAHAYA</span></h2>
<p>dakah diantara kita yang merasa mencapai sukses hidup karena telah berhasil meraih segalanya : harta, gelar, pangkat, jabatan, dan kedudukan yang telah menggenggam seluruh isi dunia ini? Marilah kita kaji ulang, seberapa besar sebenarnya nilai dari apa-apa yang telah kita raih selama ini.</p>
<p>Di sebuah harian pernah diberitakan tentang penemuan baru berupa teropong yang diberi nama telescope Hubble. Dengan teropong ini berhasil ditemukan sebanyak lima milyar gugusan galaksi. Padahal yang telah kita ketahui selama ini adalah suatu gugusan bernama galaksi bimasakti, yang di dalamnya terdapat planet-planet yang membuat takjub siapa pun yang mencoba bersungguh-sungguh mempelajarinya. Matahari saja merupakan salah satu planet yang sangat kecil, yang berada dalam gugusan galaksi di dalam tata surya kita. Nah, apalagi planet bumi ini sendiri yang besarnya hanya satu noktah. Sungguh tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan lima milyar gugusan galaksi tersebut. Sungguh alangkah dahsyatnya.</p>
<p>Sayangnya, seringkali orang yang merasa telah berhasil meraih segala apapun yang dirindukannya di bumi ini ? dan dengan demikian merasa telah sukses ? suka tergelincir hanya mempergauli dunianya saja. Akibatnya, keberadaannya membuat ia bangga dan pongah, tetapi ketiadaannya serta merta membuat lahir batinnya sengsara dan tersiksa. Manakala berhasil mencapai apa yang diinginkannya, ia merasa semua itu hasil usaha dan kerja kerasnya semata, sedangkan ketika gagal mendapatkannya, ia pun serta merta merasa diri sial. Bahkan tidak jarang kesialannya itu ditimpakan atau dicarikan kambing hitamnya pada orang lain.</p>
<p>Orang semacam ini tentu telah lupa bahwa apapun yang diinginkannya dan diusahakan oleh manusia sangat tergantung pada izin Allah Azza wa Jalla. Mati-matian ia berjuang mengejar apa-apa yang dinginkannya, pasti tidak akan dapat dicapai tanpa izin-Nya. Laa haula walaa quwwata illaabillaah! Begitulah kalau orang hanya bergaul, dengan dunia yang ternyata tidak ada apa-apanya ini.</p>
<p>Padahal, seharusnya kita bergaul hanya dengan Allah Azza wa Jalla, <span id="more-84"></span>Zat yang Maha Menguasai jagat raya, sehingga hati kita tidak akan pernah galau oleh dunia yang kecil mungil ini. Laa khaufun alaihim walaa hum yahjanuun! Samasekali tidak ada kecemasan dalam menghadapi urusan apapun di dunia ini. Semua ini tidak lain karena hatinya selalu sibuk dengan Dia, Zat Pemilik Alam Semesta yang begitu hebat dan dahsyat.</p>
<p>Sikap inilah sesungguhnya yang harus senantiasa kita latih dalam mempergauli kehidupan di dunia ini. Tubuh lekat dengan dunia, tetapi jangan biarkan hati turut lekat dengannya. Ada dan tiadanya segala perkara dunia ini di sisi kita jangan sekali-kali membuat hati goyah karena toh sama pahalanya di sisi Allah. Sekali hati ini lekat dengan dunia, maka adanya akan membuat bangga, sedangkan tiadanya akan membuat kita terluka. Ini berarti kita akan sengsara karenanya, karena ada dan tiada itu akan terus menerus terjadi.</p>
<p>Betapa tidak! Tabiat dunia itu senantisa dipergilirkan. Datang, tertahan, diambil. Mudah, susah. Sehat, sakit. Dipuji, dicaci. Dihormati, direndahkan. Semuanya terjadi silih berganti. Nah, kalau hati kita hanya akrab dengan kejadian-kejadian seperti itu tanpa krab dengan Zat pemilik kejadiannya, maka letihlah hidup kita.</p>
<p>Lain halnya kalau hati kita selalu bersama Allah. Perubahan apa saja dalam episode kehidupan dunia tidak akan ada satu pun yang merugikan kita. Artinya, memang kita harus terus menerus meningkatkan mutu pengenalan kita kepada Allah Azza wa Jalla.</p>
<p>Di antara yang penting yang kita perhatikan sekiranya ingin dicintai Allah adalah bahwa kita harus zuhud terhadap dunia ini. Rasulullah SAW pernah bersabda, &#8220;Barangsiapa yang zuhud terhadap dunia, niscaya Allah mencintainya, dan barangsiapa yang zuhud terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya manusia mencintainya.&#8221;</p>
<p>Zuhud terhadap dunia bukan berarti tidak mempunyai hal-hal yang bersifat duniawi, melainkan kita lebih yakin dengan apa yang ada di sisi Allah daripada apa yang ada di tangan kita. Bagi orang-orang yang zuhud terhadap dunia, sebanyak apapun yang dimiliki sama sekali tidak akan membuat hati merasa tentram karena ketentraman itu hanyalah apa-apa yang ada di sisi Allah.</p>
<p>Rasulullah SAW bersabda, &#8220;Melakukan zuhud dalam kehidupan di dunia bukanlah dengan mengharamkan yang halal dan bukan pula memboroskan kekayaan. Zuhud terhadap kehidupan dunia itu ialah tidak menganggap apa yang ada pada dirimu lebih pasti daripada apa yang ada pada Allah.&#8221; (HR. Ahmad, Mauqufan)</p>
<p>Andaikata kita merasa lebih tentram dengan sejumlah tabungan di bank, maka berarti kita belum zuhud. Seberapa besar pun uang tabungan kita, seharusnya kita lebih merasa tentram dengan jaminan Allah. Ini dikarenakan apapun yang kita miliki belum tentu menjadi rizki kita kalau tidak ada izin Allah.</p>
<p>Sekiranya kita memiliki orang tua atau sahabat yang memiliki kedudukan tertentu, hendaknya kita tidak sampai merasa tentram dengan jaminan mereka atau siapa pun. Karena, semua itu tidak akan datang kepada kita, kecuali dengan izin Allah.</p>
<p>Orang yang zuhud terhadap dunia melihat apapun yang dimilikinya tidak menjadi jaminan. Ia lebih suka dengan jaminan Allah karena walaupun tidak tampak dan tidak tertulis, tetapi Dia Mahatahu akan segala kebutuhan kita.jangan ukur kemuliaan seseorang dengan adanya dunia di genggamannya. Sebaliknya jangan pula meremehkan seseorang karena ia tidak memiliki apa-apa. Kalau kita tidak menghormati seseorang karena ia tidak memiliki apa-apa. Kalau kita menghormati seseorang karena kedudukan dan kekayaannya, kalau meremehkan seseorang karena ia papa dan jelata, maka ini berarti kita sudah mulai cinta dunia. Akibatnya akan susah hati ini bercahaya disisi Allah.</p>
<p>Mengapa demikian? Karena, hati kita akan dihinggapi sifat sombong dan takabur dengan selalu mudah membeda-bedakan teman atau seseorang yang datang kepada kita. Padahal siapa tahu Allah mendatangkan seseorang yang sederhana itu sebagai isyarat bahwa Dia akan menurunkan pertolongan-Nya kepada kita.</p>
<p>Hendaknya dari sekarang mulai diubah sistem kalkulasi kita atas keuntungan-keuntungan. Ketika hendak membeli suatu barang dan kita tahu harga barang tersebut di supermarket lebih murah ketimbang membelinya pada seorang ibu tua yang berjualan dengan bakul sederhananya, sehingga kita mersa perlu untuk menawarnya dengan harga serendah mungkin, maka mulailah merasa beruntung jikalau kita menguntungkan ibu tua berimbang kita mendapatkan untung darinya. Artinya, pilihan membeli tentu akan lebih baik jatuh padanya dan dengan harga yang ditawarkannya daripada membelinya ke supermarket. Walhasil, keuntungan bagi kita justru ketika kita bisa memberikan sesuatu kepada orang lain.</p>
<p>Lain halnya dengan keuntungan diuniawi. Keuntungan semacam ini baru terasa ketika mendapatkan sesuatu dari orang lain. Sedangkan arti keuntungan bagi kita adalah ketika bisa memberi lebih daripada yang diberikan oleh orang lain. Jelas, akan sangat lain nilai kepuasan batinnya juga.</p>
<p>Bagi orang-orang yang cinta dunia, tampak sekali bahwa keuntungan bagi dirinya adalah ketika ia dihormati, disegani, dipuji, dan dimuliakan. Akan tetapi, bagi orang-orang yang sangat merindukan kedudukan di sisi Allah, justru kelezatan menikmati keuntungan itu ketika berhasil dengan ikhlas menghargai, memuliakan, dan menolong orang lain. Cukup ini saja! Perkara berterima kasih atau tidak, itu samasekali bukan urusan kita. Dapatnya kita menghargai, memuliakan, dan menolong orang lain pun sudah merupakan keberuntungan yang sangat luar biasa.</p>
<p>Sungguh sangat lain bagi ahli dunia, yang segalanya serba kalkulasi, balas membalas, serta ada imbalan atau tidak ada imbalan. Karenanya, tidak usah heran kalau para ahli dunia itu akan banyak letih karena hari-harinya selalu penuh dengan tuntutan dan penghargaan, pujian, dan lain sebagainya, dari orang lain. Terkadang untuk mendapatkan semua itu ia merekayasa perkataan, penampilan, dan banyak hal demi untuk meraih penghargaan.</p>
<p>Bagi ahli zuhud tidaklah demikian. Yang penting kita buat tatanan kehidupan ini seproporsional mungkin, dengan menghargai, memuliakan, dan membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan apapun. Inilah keuntungan-keuntungan bagi ahli-ahli zuhud. Lebih merasa aman dan menyukai apa-apa yang terbaik di sisi Allah daripada apa yang didapatkan dari selain Dia.</p>
<p>Walhasil, siapapun yang merindukan hatinya bercahaya karena senantiasa dicahayai oleh nuur dari sisi Allah, hendaknya ia berjuang sekuat-kuatnya untuk mengubah diri, mengubah sikap hidup, menjadi orang yang tidak cinta dunia, sehingga jadilah ia ahli zuhud.</p>
<p>&#8220;Adakalanya nuur Illahi itu turun kepadamu,&#8221; tulis Syaikh Ibnu Atho?illah dalam kitabnya, Al Hikam, &#8220;tetapi ternyata hatimu penuh dengan keduniaan, sehingga kembalilah nuur itu ke tempatnya semula. Oleh sebab itu, kosongkanlah hatimu dari segala sesuatu selain Allah, niscaya Allah akan memenuhinya dengan ma?rifat dan rahasia-rahasia.&#8221;</p>
<p>Subhanallaah, sungguh akan merasakan hakikat kelezatan hidup di dunia ini, yang sangat luar biasa, siapapun yang hatinya telah dipenuhi dengan cahaya dari sisi Allah Azza wa Jalla. &#8220;Cahaya di atas cahaya. Allah membimbing (seorang hamba) kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki &#8230;&#8221; (QS. An Nuur [24] : 35).</p>
<p>Ditulis oleh Drs. Sunandar</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mdislami.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mdislami.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mdislami.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mdislami.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mdislami.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mdislami.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mdislami.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mdislami.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mdislami.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mdislami.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mdislami.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mdislami.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mdislami.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mdislami.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mdislami.wordpress.com&amp;blog=6325084&amp;post=84&amp;subd=mdislami&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mdislami.wordpress.com/2009/04/02/bila-hati-bercahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/80c2cc7d04a3da56cc7092d52e148f87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mdislami</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berbagi Cerita di Negeri Kangguru</title>
		<link>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/16/berbagi-cerita-di-negeri-kanguru/</link>
		<comments>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/16/berbagi-cerita-di-negeri-kanguru/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 09:19:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mdislami</dc:creator>
				<category><![CDATA[aku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mdislami.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Ditulis dengan teman di Australia oleh Afrianto Daud Sekedar berbagi cerita. Minggu yang lalu saya berkesempatan berkunjung ke Masjid Folkner yang berlokasi di kawasan pinggiran Melbourne sekita 1 jam drive dari tempat dimana saya tinggal. Masjid ini dikenal sebagai markaz kawan-kawan Jamaah Tabligh di sekitar Melbourne Australia. Sebenarnya sudah lama saya diajak dan (juga) berniat untuk berkunjung ke masjid ini. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mdislami.wordpress.com&amp;blog=6325084&amp;post=80&amp;subd=mdislami&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:14pt;color:black;font-family:&quot;">Ditulis dengan teman di Australia oleh Afrianto Daud</span></strong></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">Sekedar berbagi cerita. Minggu yang lalu saya berkesempatan berkunjung ke Masjid Folkner yang berlokasi di kawasan pinggiran Melbourne sekita 1 jam drive dari tempat dimana saya tinggal. Masjid ini dikenal sebagai markaz kawan-kawan Jamaah Tabligh di sekitar Melbourne Australia. Sebenarnya sudah lama saya diajak dan (juga) berniat untuk berkunjung ke masjid ini. Tapi karena berbagai sebab, saya belum juga bisa sampai ke sana. Dan Jumat kemaren, Alhamdulillah akhirnya sampai juga saya ke masjid yang cukup banyak dibicarakan oleh banyak Muslim di sini.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">Kemaren di sinilah saya bisa menemukan hampir seribuan saudara muslim dari beragam etnis dan kebangsaan berkumpul dalam kehangatan Ukhuwah Islamiyah. </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;" lang="DE">Dan Bayan minggun kemaren disampaikan oleh seorang Syeikh yang datang dari Arab Saudi. Sementara seribuan jamaah lainnya dengan tenang dan khusyuk mendengarkan bayan yang disampaikan dalam dua bahasa itu. Tak ada kegaduhan ketika bayan disampaikan, kecuali desisan <em><span style="font-family:&quot;">zikir </span></em>beberapa<em><span style="font-family:&quot;"> </span></em>jamaah merespon beberapa topik yang disampaikan oleh sang Ustadz.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;" lang="DE">Sekalipun saya sudah mengenal aktifitas Jamaah Tabligh cukup lama, tepatnya semenjak hampir sepuluh tahun yang lalu ketika saya setengah &#8216;terpaksa&#8217; ikut <em><span style="font-family:&quot;">khuruj </span></em>bersama aktifis JT di Padang saat menjadi mahasiswa, saya tetap saja terpesona dengan suasana yang saya temukan di masjid terbesar Melbourne ini. Perjalanan kemaren memutar kembali memori saya pada suasana yang sama sekitar beberapa tahun yang lalu, yaitu masa ketika saya juga pernah merasakan kedamaian dakwah ala kawan-kawan Tabligh ini.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;" lang="DE">Bagi saya, suasana ini menjadi lebih berkesan karena di tengah gemerlapnya kota Melbourne dengan kehidupan hedonisme dan sekulerismenya, pelan tapi pasti melalui masjid ini cahaya Islam itu dipantulkan (Catatan lain tentang bagaimana JT di Melbourne juga bisa dibaca </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;"><a href="http://media.isnet.org/islam/Etc/Tabligh2.html"><span lang="DE"><span style="color:#0066cc;">di sini</span></span></a></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;" lang="DE">). </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;" lang="DE">Terlepas dari beberapa kritikan yang diarahkan pada metode dakwah Islam ala Tabligh, adalah fakta bahwa secara kuantitatif, member dan simpatisan JT bisa dikatakan paling banyak dan paling menonjol dalam aktifitas dakwah Islam di Australia. Merekalah yang dengan sabar tanpa henti mengetuk pintu rumah setiap muslim di sini setiap saat mengajak manusia kembali ke jalan Allah SWT. Dan hampir bisa juga disimpulkan bahwa merekalah diantara jamaah setia yang meramaikan berbagai masjid di Melbourne dan berbagai kota lainnya di Australia.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;" lang="DE">Dakwah ala Tabligh sepertinya mendapatkan suasana yang &#8216;kondusif&#8217; di tengah masyarakat sekuler Aussie. Sekalipun secara global, kaum muslimin tengah didera berbagai macam isu yang cendrung menyudutkan, seperti terorisme dan sejenisnya, dakwah JT justru berkembang pesat. Mungkin karena metode dakwahnya yang cendrung &#8216;apolitik&#8217; dan terbukti membawa kedamaian, para inteligen Australia sepertinya sudah paham betul bahwa dakwah JT tak akan membahayakan keamanan dan interitas negeri Kangguru ini.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;" lang="DE">Bagaimanapun, dakwah Islam ala JT adalah sebuah fenomena gerakan Islam abad modern ini. Tak bisa disangkal, bahwa melalui metode dakwah seperti ini, tak terhitung jumlahnya orang-orang yang mendapatkan hidayah Allah SWT. Sudah puluhan ribu atau bahkan mungkin jutaan orang yang selama ini jauh dari Islam, tapi kemudian alhamdulillah sekarang bisa kembali ke pangkuan Islam. Dan dakwah itu sepertinya akan terus dan terus bergerak. Besar dan semakin besar. </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;" lang="DE">Sekalipun tidak langsung berhubungan, namun melihat fenomena membesarnya dakwah Islam di Asutralia, yang salah satunya dilakukan oleh kawan-kawan JT, bisa saja pernyataan kontroversial sang mantan mentri Dona Vale saat debat tentang legalisasi aborsi di parlemen Austrlia beberapa waktu yang lalu adalah benar adanya. Bahwa bahwa 50 tahun lagi bukan tak mungkin Australia bakal menjadi negara berpenduduk mayoritas muslim. Bagaimana menurut kalian? </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">Wallahu a&#8217;alam.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mdislami.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mdislami.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mdislami.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mdislami.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mdislami.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mdislami.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mdislami.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mdislami.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mdislami.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mdislami.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mdislami.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mdislami.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mdislami.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mdislami.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mdislami.wordpress.com&amp;blog=6325084&amp;post=80&amp;subd=mdislami&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/16/berbagi-cerita-di-negeri-kanguru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/80c2cc7d04a3da56cc7092d52e148f87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mdislami</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Tabligh</title>
		<link>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/16/sejarah-tabligh/</link>
		<comments>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/16/sejarah-tabligh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 00:36:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mdislami</dc:creator>
				<category><![CDATA[aku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mdislami.wordpress.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Tabligh Jama’ah Tabligh didirikan pada akhir dekade 1920-an oleh Maulana Muhammad Ilyas Kandhalawi di Mewat, sebuah provinsi diIndia. Ilham untuk mengabdikan hidupnya total hanya untuk Islam terjadi ketika Maulana Ilyas melangsungkan Ibadah Haji kedua-nya di Hijaz pada tahun1926.[3]Maulana Ilyas menyerukan slogannya, ‘Aye Musalmano! Musalman bano’ (dalam bahasa Urdu), yang artinya ‘Wahai umat muslim! Jadilah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mdislami.wordpress.com&amp;blog=6325084&amp;post=72&amp;subd=mdislami&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if !mso]&gt;--></p>
<h2><span class="mw-headline">Sejarah Tabligh</span></h2>
<p>Jama’ah Tabligh didirikan pada akhir dekade 1920-an oleh Maulana Muhammad Ilyas Kandhalawi di Mewat, sebuah provinsi diIndia. Ilham untuk mengabdikan hidupnya total hanya untuk Islam terjadi ketika Maulana Ilyas melangsungkan Ibadah Haji kedua-nya di Hijaz pada tahun1926.[3]Maulana Ilyas menyerukan slogannya, ‘Aye Musalmano! Musalman bano’ (dalam bahasa Urdu), yang artinya ‘Wahai umat muslim! Jadilah muslim yang kaffah (menunaikan semua rukun dan syari’ah seperti yang dicontohkan Rasulullah)’. Tabligh resminya bukan merupakan kelompok atau ikatan, tapi gerakan muslim untuk menjadi muslim yang menjalankan agamanya, dan hanya satu-satunya gerakan Islam yang tidak memandang asal-usul mahdzab atau aliran pengikutnya.</p>
<p>Dalam waktu kurang dari dua dekade, Jamaah Tabligh berhasil berjalan di Asia Selatan. Dengan dipimpin oleh Maulana Yusuf, putra Maulana Ilyas sebagai amir/pimpinan yang kedua, gerakan ini mulai mengembangkan aktivitasnya pada tahun 1946, dan dalam waktu 20 tahun, penyebarannya telah mencapai Asia Barat Daya dan Asia Tenggara, Afrika, Eropa, dan Amerika Utara. Sekali terbentuk dalam suatu negara, Jamaah Tablih mulai membaur dengan masyarakat lokal. Meskipun negara barat pertama yang berhasil dijangkau Tabligh adalah Amerika Serikat, tapi fokus utama mereka adalah di Britania Raya, mengacu kepada populasi padat orang Asia Selatan disana yang tiba pada tahun 1960-an dan <span id="more-72"></span>1970-an.[2]</p>
<p>Jamaah ini mengklaim mereka tidak menerima donasi dana dari manapun untuk menjalankan aktivitasnya. Biaya operasional Tabligh dibiayai sendiri oleh pengikutnya.</p>
<p>Tahun 1978, Liga Muslim Dunia mensubsidi pembangunan Masjid Tabligh di Dewsbury, Inggris, yang kemudian menjadi markas besar Jama’ah Tabligh di Eropa. Pimpinan mereka disebut Amir atau Zamidaar atau Zumindaar.</p>
<h2><a id="Pengikut_dari_kalangan_selebritis" name="Pengikut_dari_kalangan_selebritis"></a><span class="mw-headline">Pengikut dari kalangan selebritis</span></h2>
<p>Banyak terdapat pengikut Tabligh dari kalangan orang-orang penting dan Ternama. Di Kalangan politisi, ada mantan Presiden <a title="Pakistan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pakistan">Pakistan</a> <a title="Rafiq Tarar (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rafiq_Tarar&amp;action=edit&amp;redlink=1">Rafiq Tarar</a>, Menteri kepala Sindh <a title="Dr. Arbab Ghulam Rahim (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dr._Arbab_Ghulam_Rahim&amp;action=edit&amp;redlink=1">Dr. Arbab Ghulam Rahim</a>, mantan Perdana Menteri Pakistan <a title="Nawaz Sharif" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nawaz_Sharif">Nawaz Sharif</a>, dan mantan Jendral Pakistan <a title="Javed Nasir (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Javed_Nasir&amp;action=edit&amp;redlink=1">Javed Nasir</a> secara aktif mengikuti kegiatan-kegiatan Tabligh. Di kalangan olahragawan, ada Shahid Afridi, Saqlain Mushtaq, Mushtaq Ahmed, Mohammad Yousuf, Inzamam-ul-Haq dan Saeed Anwar. Penyanyi terkenal seperti Junaid Jamshed dan Abrar-ul-Haq juga aktif dalam gerakan dakwah revolusi Islam ini. Politisi Ijaz-ul-Haq (anak dari Jendral Zia-ul-Haq) have juga terlihat beberapa kali bersama Jamaah Tabligh.</p>
<p>Di <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>, Tabligh juga telah menyentuh hati <a title="Sakti" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sakti">Sakti</a>, personil band <a title="Sheila on 7" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sheila_on_7">Sheila on 7</a>. Pada tahun 2006, dia telah keluar selama empat bulan ke Markas International Tabligh di <a title="Nizzamudin (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nizzamudin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Nizzamudin</a>, <a title="New Delhi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/New_Delhi">New Delhi</a>, India. Dia telah berhenti bermusik, dan memilih menjalankan amalan amalan maqami dan amalan intiqali dengan sangat intensif.</p>
<h2><a id="Aktivitas_Dakwah" name="Aktivitas_Dakwah"></a><span class="mw-headline">Aktivitas Dakwah</span><a title="Salah seorang karkun (aktivis Jamaah Tabligh) di Banda Aceh" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Jamaah_Tabligh.jpg"><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></a></h2>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p>Markas internasional pusat tabligh adalah di Nizzamudin, India. Kemudian setiap negara juga mempunyai markas pusat nasional, dari markas pusat dibagi markas-markas regional/daerah yang dipimpin oleh seorang Shura. Kemudian dibagi lagi menjadi ratusan markas kecil yang disebut Halaqah. Kegiatan di Halaqah adalah musyawarah mingguan, dan sebulan sekali mereka khuruj selama tiga hari. Khuruj adalah meluangkan waktu untuk secara total berdakwah, yang biasanya dari masjid ke masjid dan dipimpin oleh seorang Amir. Orang yang khuruj tidak boleh meninggalkan masjid tanpa seizin Amir khuruj. Tapi para karyawan diperbolehkan tetap bekerja, dan langsung mengikuti kegiatan sepulang kerja. Orang yang telah khuruj kemudian disebut Karkun, dan tanpa adanya suatu baiat.</p>
<p>Sewaktu khuruj, kegiatan diisi dengan ta&#8217;lim (membaca hadits atau kisah sahabat, biasanya dari kitab Fadhail Amal karya Maulana Zakaria), jaulah (mengunjungi rumah-rumah di sekitar masjid tempat khuruj dengan tujuan mengajak kembali pada Islam yang kaffah), bayan, mudzakarah (menghafal) 6 sifat sahabat, karkuzari (memberi laporan harian pada amir), dan musyawarah. Selama masa khuruj, mereka tidur di masjid.</p>
<p>Aktivitas Markas Regional adalah sama, khuruj, namun biasanya hanya menangani khuruj dalam jangka waktu 40 hari atau 4 bulan saja. Selain itu mereka juga mengadakan malam Ijtima&#8217; (berkumpul), dimana dalam Ijtima&#8217; akan diisi dengan Bayan (ceramah agama) oleh para ulama atau tamu dari luar negeri yang sedang khuruj disana, dan juga ta&#8217;lim wa ta&#8217;alum.</p>
<p>Setahun sekali, digelar Ijtima&#8217; umum di markas nasional pusat, yang biasanya dihadiri oleh puluhan ribu Karkun dari seluruh pelosok daerah. Bagi Karkun yang mampu, mereka diharapkan untuk khuruj ke poros markas pusat (India-Pakistan-Bangladesh/IPB) untuk melihat suasana keagamaan yang kuat yang mempertebal iman mereka.</p>
<h2><a id="Asas_6_Sifat" name="Asas_6_Sifat"></a><span class="mw-headline">Asas 6 Sifat</span></h2>
<p>1. Yakin terhadap kalimat Thoyyibah <em>Laa ilaaha ilallah Muhammadur rasulullah</em>.</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal">Artinya: Tiada Tuhan selain      Allah dan <a title="Nabi Muhammad" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nabi_Muhammad">Nabi Muhammad</a> utusan <a title="Allah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Allah">Allah</a>.</li>
<li class="MsoNormal">Laa ilaaha ilallah
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal">Maksudnya:       Mengeluarkan keyakinan pada makhluk dari dalam hati dan memasukkan       keyakinan hanya kepada Allah di dalam hati.</li>
</ul>
</li>
<li class="MsoNormal">Muhammadar rasulullah
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal">Maksudnya: Mengakui       bahwa satu-satunya jalan hidup untuk mendapatkan kejayaan dunia dan       akhirat hanya dengan mengikuti cara hidup Rasulullah s.a.w.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p>2. <a title="Shalat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Shalat">Shalat</a> khusyu&#8217; dan khudu&#8217;.</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal">Artinya: Shalat dengan      konsentrasi batin dan rendah diri dengan mengikuti cara yang dicontohkan      Rasulullah.</li>
<li class="MsoNormal">Maksudnya: Membawa      sifat-sifat ketaatan kepada Allah dalam shalat kedalam kehidupan      sehari-hari.</li>
</ul>
<p>3. Ilmu ma&#8217;adz dzikr</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal">Ilmu
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal">Artinya: Semua       petunjuk yang datang dari Allah melalui Baginda Rasulullah.</li>
</ul>
</li>
<li class="MsoNormal">Dzikir
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal">Artinya: Mengingat       Allah sebagaimana Agungnya Allah.</li>
<li class="MsoNormal">Maksudnya Ilmu ma&#8217;adz       dzikr:</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p>Melaksanakan perintah Allah dalam setiap saat dan keadaan dengan menghadirkan ke-Agungan Allah mengikuti cara Rasulullah.</p>
<p>4. Ikramul Muslimin</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal">Artinya: Memuliakan sesama      Muslim.</li>
<li class="MsoNormal">Maksudnya: Menunaikan      kewajiban pada sesama muslim tanpa menuntut hak daripadanya.</li>
</ul>
<p>5. Tashihun Niyah</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal">Artinya:</li>
</ul>
<p>Membersihkan niat.</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal">Maksudnya:</li>
</ul>
<p>Membersihkan niat dalam beramal, semata-mata karena Allah.</p>
<p>6. Dakwah dan tabligh khuruj fii sabiilillah</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal">Dakwah
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal">Artinya: Mengajak</li>
</ul>
</li>
<li class="MsoNormal">Tabligh
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal">Artinya: Menyampaikan
<ul type="square">
<li class="MsoNormal">Maksudnya:
<ul type="square">
<li class="MsoNormal">Memperbaiki diri,         yaitu menggunakan diri, harta, dan waktu seperti yang diperintahkan         Allah.</li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Menghidupkan agama pada diri sendiri dan manusia di seluruh alam dengan menggunakan harta dan diri mereka</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mdislami.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mdislami.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mdislami.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mdislami.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mdislami.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mdislami.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mdislami.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mdislami.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mdislami.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mdislami.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mdislami.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mdislami.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mdislami.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mdislami.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mdislami.wordpress.com&amp;blog=6325084&amp;post=72&amp;subd=mdislami&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/16/sejarah-tabligh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/80c2cc7d04a3da56cc7092d52e148f87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mdislami</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Berita Gembira dari Umat Islam Afrika Selatan Berkat Dakwahnya Syeh Yusuf dari Makassar.</title>
		<link>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/15/65/</link>
		<comments>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/15/65/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 12:37:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mdislami</dc:creator>
				<category><![CDATA[aku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mdislami.wordpress.com/2009/02/15/65/</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah Berita Gembira dari Umat Islam Afrika Selatan Berkat Dakwahnya Syeh Yusuf dari Makassar. Berikut ini sebuah kisah menarik yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Hazim, alamat masjid Baitun-Nur Avenue 10 Afrika Selatan pada saat beliau serombongan jamaah berjumlah kurang lebih 7 orang bersilaturahim di pulau Barang Ca’di, Makassar pada tanggal 25 Desember 2004 ( malam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mdislami.wordpress.com&amp;blog=6325084&amp;post=65&amp;subd=mdislami&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 class="MsoNormal" style="line-height:19.2pt;text-align:center;margin:0 0 9pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="DE">Sebuah Berita Gembira dari Umat Islam Afrika Selatan Berkat Dakwahnya Syeh Yusuf dari Makassar.</span></span></span></h2>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN">Berikut ini sebuah kisah menarik yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Hazim, alamat masjid Baitun-Nur Avenue 10 Afrika Selatan pada saat beliau serombongan jamaah berjumlah kurang lebih 7 orang bersilaturahim di pulau Barang Ca’di, Makassar pada tanggal 25 Desember 2004 ( malam minggu sebelum terjadi tsunami di Aceh ) beliau menceritakan pengalaman yang ada di negerinya dengan berbahasa inggris yang diterjemahkan oleh ustadz Zulkarnain Makassar. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Menyebutkan bahwa suatu ketika ada serombongan jamaah shilaturahim datang ke masjidnya seorang ulama besar yang memiliki banyak santri dan guru mengaji. Kedatangan mereka ditolak oleh ulama tersebut, beliau khawatir kalau kedatangannya bawa aliran sesat. Singkat cerita: Pada suatu ketika sang ulama tersebut meninggal dunia. Anehnya para guru mengaji pada bermimpi ketemu arwahnya Kiyai. Guru mengaji tersebut diberi tahu oleh sang Kiyai bahwa berkat doa baiknya orang-orang yang pernah aku usir dahulu itu sehingga segala dosaku diampuni oleh Allah SWT. Bahkan aku disuruh untuk melihat surga. Ternyata tanah surga sangat subur dan luas sekali tapi anehnya disana sudah banyak orang yang berjenggot pada mengkapling-kapling tanah untuk dibagikan kepada orang-orang termasuk untuk aku dan kalian. Demikian kurang lebihnya berita didalam mimpi. Berikutnya para guru mengaji tersebut pada menceritakan mimpi yang sama. Sehingga seluruh santri pada ambil usaha dakwah jumpa umat, hingga di Afrika Selatan yang belum ambil usaha tersebut tinggal sekitar 17 persen, demikian katanya.</span></span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mdislami.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mdislami.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mdislami.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mdislami.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mdislami.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mdislami.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mdislami.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mdislami.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mdislami.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mdislami.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mdislami.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mdislami.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mdislami.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mdislami.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mdislami.wordpress.com&amp;blog=6325084&amp;post=65&amp;subd=mdislami&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/15/65/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/80c2cc7d04a3da56cc7092d52e148f87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mdislami</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menanggapi Selebaran Foto Copy</title>
		<link>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/15/64/</link>
		<comments>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/15/64/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 12:37:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mdislami</dc:creator>
				<category><![CDATA[aku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mdislami.wordpress.com/2009/02/15/64/</guid>
		<description><![CDATA[Kemudian kami balas selebaran tersebut dengan sepucuk surat sebagaimana di bawah ini. Perihal : Menanggapi Selebaran Foto Copy Kepada “Mambongkar Kedok Jama’ah Tabligh” Yth : Pengurus Salafi di Masjid Babul Khasanah Di- Bismillahirrahmanirrahim T e m p a t Assalamu Alaikum Wr. Wb. Bersama ini kami sangat menghargai informasi tentang keadaan Jama’ah Tabligh yang disampaikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mdislami.wordpress.com&amp;blog=6325084&amp;post=64&amp;subd=mdislami&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="DE">Kemudian kami balas selebaran tersebut dengan sepucuk surat sebagaimana di bawah ini.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="DE"><span style="font-family:Times New Roman;">Perihal : <strong>Menanggapi Selebaran Foto Copy </strong>Kepada</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN">“Mambongkar Kedok Jama’ah Tabligh”</span></span></strong><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN"> Yth : <strong>Pengurus Salafi di Masjid Babul Khasanah</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="DE">Di-</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="DE">Bismillahirrahmanirrahim </span></em><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="DE">T e m p a t</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="DE">Assalamu Alaikum Wr. Wb.</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="DE"><span style="font-family:Times New Roman;">Bersama ini kami sangat menghargai informasi tentang keadaan Jama’ah Tabligh yang disampaikan oleh seorang remaja dari kaum Salafi dengan membagi-bagikan selebaran foto copy berjudul “Membongkar Kedok Jama’ah Tabligh” sebanyak 3 (tiga) lembar seusai shalat Maghrib pada tanggal, 14 Agustus 2005 saat rombongan kami yang kebanyakan berasal dari Palopo, Sidrap, dan Makassar untuk melakukan Silaturahim selama 3 (tiga ) hari di Masjid Babul Khasanah Lingkungan Solojirang Kelurahan Turikale Kecamatan Turikale Kabupaten Maros.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="DE">Setelah kami mengetahui apa yang telah menjadi isinya justru kami merasa sedih ternyata keyakinan kaum Salafy diam-diam berseberangan dengan Jama’ah Tabligh. Sebab isinya mencela suatu kaum bahkan memfitnah terhadap seorang Alim Ulama’ yang telah berhasil menyelamatkan ratusan juta manusia dari tepi jurang api neraka. Apakah tuan-tuan tidak ingat tentang firman Allah terdapat pada Al-Qur’an surah Al-Buruj ayat ke-10 yang artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang memfitnah muslimin atau muslimat kemudian mereka tidak bertaubat maka bagi mereka disediakan neraka jahannam yang akan membakarnya”. Bahkan hinaan tuan-tuan terhadap Jama’ah Tabligh selama ini telah mencerminkan bahwa didalam hati tuan-tuan terdapat sikap takabur terhadap kebenaran agama. Perhatikan firman Allah yang artinya : “Boleh jadi kaum yang kalian olok-olok itu justru lebih baik dari kaum yang mengolok-olok”. (Q.S Al-Hujarat : 11)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="DE"><span id="more-64"></span>Meskipun ayat menyebutkan demikian namun kami serombongan Jama’ah Silaturahim tetap berprasangka baik dan kami yakin bahwa tuan-tuan hanya karena salah langkah saja (terprovokasi). Sehingga kami merasa sangat risau dan berfikir bagaimana agar seluruh umat manusia di negeri ini diberikan petunjuk serta rahmat dari Allah SWT. Bahkan bagaimana agar Allah SWT menurunkan hidayah-Nya kepada umat manusia di seluruh dunia sehingga mereka hidup bahagia sejahtera lahir dan batin, mati masuk surga terhindar dari siksa neraka.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="DE">Dibawah ini kami sampaikan sebuah berita menarik dari beberapa berita yang disampaikan oleh orang Afrika Selatan pada saat mereka keluar di jalan Allah di Makassar beberapa bulan lalu yaitu beliau katakan lewat juru bicaranya : “Bahwa ada seorang Ulama’ besar yang sangat gigih merintangi Jama’ah Tabligh, suatu ketika beliau meninggal dunia. Entah do’a apa yang dipanjatkan kepada Allah SWT oleh Jama’ah Tabligh yang pernah diusirnya itu. Sehingga suatu malam para Ustadz pada bermimpi dengan mimpi yang sama yaitu bertemu dengan arwah ulama tersebut. Singkat cerita beliau katakan : “Bahwa berkat do’a yang dipanjatkan oleh orang-orang yang pernah aku usir dulu itu sehingga segala dosaku diampuni oleh Allah SWT, bahkan diriku sempat diperlihatkan oleh Allah untuk masuk ke surga yang tanahnya sangat subur dan luas sekali, tapi anehnya semua tanah telah dikapling-kapling oleh orang-orang yang bersorban dan berjenggot. Demikian berita Gaib dari Arwah Ulama tersebut, sehingga hari berikutnya para Ustadz dan semua santri pada ambil usaha Nubuwah yaitu usaha Dakwah Jumpa Umat yang biasa disebut Jama’ah Tabligh.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="DE">Ada lagi berita menarik yang berasal dari Bapak H. Jufri (Kalau tidak salah Bidang Pemerintahan Gubernur Sulawesi Selatan) yang Masjid beliau terletak di Kecamatan Palangga Kabupaten Gowa saat kami bersilaturahim jumpa umat beberapa bulan lalu. Beliau katakan : “Bahwa di luar negeri terutama di negara-negara Non Muslim sangat pesat perkembangan umat islam yang di bawa oleh Jama’ah Tabligh. Bahkan suatu ketika pernah ada seorang mualaf yang menderita sakit lumpuh dan biasanya beri’tikaf di dalam Masjid. Setiap ada orang yang hendak keluar di jalan Allah beliau selalu ucapkan : “Anda sangat beruntung-anda sangat beruntung”. Seraya berlinang air mata. Suatu ketika orang tersebut meninggal dunia tapi anehnya mengapa seluruh tubuhnya mengeluarkan keringat yang berbau sangat harum sehingga tangan-tangan orang yang memandikan mayat tersebut setelah seminggu masih tercium bau harum (katanya). Percaya atau tidak tentang adanya berita tersebut terserah pada tuan-tuan akan tetapi hal ini boleh ditanyakan Kepada Bapak H. Jufri yang bekerja di kantor Gubernur Sulawesi Selatan.dan berita semacam itu juga pernah terjadi di Kabupaten Palopo. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN">Mestinya kedatangan kami serombongan di Masjid tuan diterima dengan baik hati bukan malah setiap selesai sholat fardhu tuan-tuan pada pulang semua, sebab dijaman sekarang betapa banyak umat islam yang pada meninggalkan Masjid-Masjid bahkan terjerumus pada kemaksiatan. Sehingga tugas kami hanyalah berusaha sebatas mengajak mereka memakmurkan Masjid dan tugas tuan-tuan tentunya yang mengajari mereka tentang masalah ilmu agama, sehingga terjalin kerjasama yang baik sebagaimana pernah dialami oleh para sahabat Nabi SAW (yakni kaum Muhajirin dan kaum Anshar) tempo doloe. Jangan malah tuan-tuan memfitnah yang tidak-tidak. Apakah tuan-tuan merasa tidak senang kalau umat manusia pada berbondong-bondong masuk agama islam?. Itulah manfaat adanya hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi : “<em>Ikhtilafu Ummati Rohmatun” </em>meskipun hadits tersebut adalah doif/lemah. Dengan adanya balasan kami ini hendaknya tuan-tuan (kaum Salafiah) jangan merasa pesimis terhadap Jama’ah Tabligh sebab kebanyakan di dalamnya juga berasal dari orang-orang yang tadinya menentang dulu serta menganggap enteng termasuk kami.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:27pt;line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN">Demikian harapan kami atas kerjasama yang baik mari kita perjuangkan agama Allah yang haq di muka bumi ini sampai hari kiamat. Semoga Allah meridhoi usaha mulia kita bersama.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN"><span style="font-family:Times New Roman;">Subhanallah wabihamdihi-subhanakallohumma wabihamdika asyhadu an la ilaha illa anta astaghfiruka waatubu ilihi. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN">Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:19.2pt;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="DE"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mdislami.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mdislami.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mdislami.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mdislami.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mdislami.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mdislami.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mdislami.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mdislami.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mdislami.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mdislami.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mdislami.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mdislami.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mdislami.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mdislami.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mdislami.wordpress.com&amp;blog=6325084&amp;post=64&amp;subd=mdislami&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/15/64/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/80c2cc7d04a3da56cc7092d52e148f87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mdislami</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JAMUS KALIMAH SYAHADAT &#8211; PUSAKA AMPUH PENDAWA LIMA</title>
		<link>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/15/63/</link>
		<comments>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/15/63/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 12:36:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mdislami</dc:creator>
				<category><![CDATA[aku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mdislami.wordpress.com/2009/02/15/63/</guid>
		<description><![CDATA[JAMUS KALIMAH SYAHADAT &#8211; PUSAKA AMPUH PENDAWA LIMA Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badannya Untuk Indonesia Raya (Shalat Tiang Agama bagi Umat Islam) AGRESI AS. DAN SEKUTUNYA KE PALESTINA, LIBANON, DLL KEMENANGAN DI PIHAK UMAT ISLAM DAN KEKALAHAN BAGI MEREKA DI AKHERAT HENDAKNYA UMAT ISLAM INDONESIA IKUTI PESAN SUNAN KALI JAGA (PENCIPTA WAYANG KULIT)TEGAKKAN SHALAT BERJAMAAH DAN [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mdislami.wordpress.com&amp;blog=6325084&amp;post=63&amp;subd=mdislami&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><span style="color:#333333;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN"></span></div>
<h3 style="line-height:16.8pt;text-align:center;margin:3pt 0;"><span style="font-size:15.5pt;font-family:Georgia;" lang="DE"><span style="color:#ff0000;">JAMUS KALIMAH SYAHADAT &#8211; PUSAKA AMPUH PENDAWA LIMA </span></span></h3>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0 0 9pt;" align="center"><strong><span style="color:#333333;" lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badannya Untuk Indonesia</span></span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> Raya<br />
(<em>Shalat Tiang Agama bagi Umat Islam</em>) </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:19.2pt;text-align:center;margin:0 115.4pt 9pt 0;" align="center"><strong><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;" lang="EN">AGRESI</span></strong><strong></strong> AS.<strong><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;" lang="EN"> DAN SEKUTUNYA KE PALESTINA, LIBANON, DLL KEMENANGAN DI PIHAK UMAT ISLAM DAN KEKALAHAN BAGI MEREKA DI AKHERAT HENDAKNYA UMAT ISLAM INDONESIA IKUTI PESAN SUNAN KALI JAGA (<em>PENCIPTA WAYANG KULIT</em>)TEGAKKAN SHALAT BERJAMAAH DAN DOAKAN PETUNJUK BUAT PEMIMPIN YAHUDI</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.7pt;line-height:19.2pt;text-align:center;margin:0 0 9pt 36.4pt;" align="center"><strong><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:Sylfaen;" lang="DE">JAMUS KALIMAH SYAHADAT &#8211; PUSAKA AMPUH PENDAWA LIMA</span></strong><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#333333;font-family:Sylfaen;" lang="DE"> </span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:120%;text-align:justify;margin:0 0 9pt 153pt;"><strong><span style="color:#333333;" lang="EN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Wayang Kulit </span></span></strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#333333;" lang="EN">= Watak manusia secara bayang-bayang. </span><span style="color:#333333;" lang="DE">Kuharus teliti. <strong>Jamus</strong> = Jama’ah Muslim. Maksudnya : Umat Islam di seluruh dunia hendaknya bersatu padu (saling <em>menyaudara</em>) <strong>Kalimah Syahadat </strong>= Kalau lima waktu anda hidupkan selalu Yahudi akan dapat anda taklukkan <strong>Pusaka Ampuh </strong>= Pastikan urusan sesama akan dikabulkan Allah. </span><span style="color:#333333;" lang="EN">Apakah manusia pantang ujian hidup? <strong>Pendawa Lima</strong> = Pentingnya dakwah akan wajibnya lima waktu. <strong>Sunan Kalijaga = </strong>Susah nian. Kalau lima waktu tidak pada dijaga. <strong>Seni</strong> = Sentuhan rohani. <strong>Budaya</strong> = Budi utama dapat atasi bahaya. <strong>Kidalang</strong> = Kekuatan iman dapat Anda luluhlantakkan angkaramurka. <strong>Cempala</strong> = <em>Hayya ‘alal falakh </em>artinya: Mari <span style="letter-spacing:-.2pt;">berlomba</span><span style="letter-spacing:.3pt;"> raih kemenangan. Sholat adalah tiang agama, siapa mendirikan</span>, sungguh ia telah <span style="letter-spacing:-.2pt;">tegakkan agama, siapa meninggalkan, sungguh ia telah hancurkan agama (Al-Hadits).</span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:120%;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#333333;" lang="EN">Penjelasan : </span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:120%;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="color:#333333;" lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketika Rasulullah SAW menerima perintah sholat lima puluh waktu disaat beliau di Mi’raj kan maka Nabi Musa as selalu mengusulkan agar Nabi SAW minta korting di hadapan Allah, beliau pun lakukan sampai 9 kali hingga menjadi lima waktu. Itu pun Nabi Musa as berkata : <strong>Umatmu sebahagian besar tidak mampu maka dianjurkan minta korting sekali lagi, </strong>tapi beliau tidak mau. Barangkali disinilah rahasia Allah menjadikan kaum Yahudi sebagai musuh bagi Umat Islam (<em>QS. Al-Maidah: 82</em>). Ibarat <strong>air keras</strong> berfungsi sebagai pengetes <strong>emas</strong>. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:120%;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="color:#333333;" lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bukankah setiap muslim mengharap agar dirinya dapat mati syahid, mati paling tinggi derajatnya disisi Allah? Apa sebabnya kebanyakan Umat Islam dijaman sekarang tidak mampu melaksanakan sholat lima</span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> waktu secara berjamaah? </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:120%;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="color:#333333;" lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Mungkin adanya pendapat bahwa sholat yang tidak sesuai hadits soheh dianggap tidak sah (bid’ah). Padahal gerakan sholat sejak jaman Nabi lebih dari 200 macam, sementara terhimpunnya hadits <span style="text-decoration:underline;">+</span>200 tahun setelah Nabi wafat. Mampukah para perowi membukukan sunnah Nabi secara 100% yang kebanyakan mereka telah bertebaran di seluruh dunia guna menda’wahkan Islam kepada manusia? Apalagi syarat dikatakan hadits itu soheh manakala para sanad tidak berbohong sedikitpun. Tentu yang soheh tinggal sedikit, Padahal di segala aspek kehidupan kita harus berjamaah (<em>ikuti sunnah Nabi dan sunnah para Sahabat</em>) termasuk menjaga kesatuan hati bagi Umat Islam diseluruh dunia. Apa bedanya dengan Ahli Kitab yang disindir oleh sebuah lagu: “Akulah pangeran dangdut yang akan mengguncang dunia.” Sehingga banyak manusia tertarik kepadanya. Oleh sebab itu Allah bertanya yang artinya : <strong><em>Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang-orang yang mengajak manusia untuk taat kepada Allah dan berbuat kebajikan? Hingga mereka berkata : Bukankah kita sama-sama muslim?</em></strong><em>.</em> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:120%;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="color:#333333;" lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span id="more-63"></span>Apalagi Allah telah beri gelar Umat Islam sebagai umat terbaik disebabkan adanya perintah dakwah untuk jumpai umat (<em>Bukan karena mencela</em>). Dengan sholat khusyu’ dan Khudlu’ niscaya semua hajat Allah pasti akan dikabulkan. Saya yakin bagi para syuhada’ di Palestina, Libanon dan berbagai negeri lainnya segala dosa mereka telah Allah ampuni dan mereka tidak merasakan sakitnya kematian bahkan peroleh rezki terbaik disisi Allah. Bagaimana para Mujahidin Indonesia! Apakah Anda masih sakit hati terhadap kebrutalan Yahudi beserta sekutunya? Sebab manusia yang tidak takut dosa adalah super celaka meskipun kaya raya, Apalagi Yahudi calon pengikut setia Dajjal. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:120%;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="color:#333333;" lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Alihkan potensimu untuk mengajak umat Islam memakmurkan mesjid-mesjid Allah dengan sholat berjamaah. Bukankah mereka juga akan mati dengan memikul dosa sangat besar. Bukti kemenangan bagi pemakmur masjid yaitu ketika ada Tsunami di Aceh dan Meulaboh mengapa air laut tidak menghantam beberapa bangunan masjid tetapi tempat ibadah lain ikut terhantam kalau bukan atas kehendak Allah? </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:120%;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="color:#333333;" lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bukankah Rasulullah telah jelaskan bahwa diakhir zaman akan banyak terjadi peperangan serta pembantaian manusia secara besar-besaran (<em>Malhamah Kubra</em>). Sekarang sudah tiba saatnya sehingga masing-masing diri berbekal iman dan amal saleh sebanyak mungkin, disamping sebagian ada yang melawan mereka demi kemulyaan agama Allah (<em>bukan karena emosi</em>). </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:120%;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="color:#333333;" lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Adapun <strong>kemenangan Islam</strong> atas<strong> gama (</strong><em>air keras</em><strong>)Yahudi</strong> disisi Allah karena adanya umat Islam saling memohonkan ampun terhadap sesamanya juga mendoakan petunjuk kepada pemimpin Yahudi sebagaimana Nabi pernah mendoakan petunjuk kepada Singa Arab (<em>Umar bin Khattab sewaktu masih kafir</em>). Terbukti puncak kejayaan Islam ada dijaman Khalifah Umar. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:120%;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="color:#333333;" lang="EN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bukankah kematian Prabu Dasamuka ada ditangan Raden Hanoman dengan ditindis gunung Kendalisada? Apa singkatannya? <strong>DASAMUKA</strong> = Dasar Amerika Serikat Ambisi Mereka Utamakan Kekuatan Adidayanya. <strong>Hanoman</strong> = Hapuskan noda pancarkan iman. <strong>Gunung</strong> = Gunakan merenung. <strong>Kendalisada</strong> = Kendalikan nafsumu penuh dengan kesadaran (<em>melalui shalat berjamaah utamanya shalat subuh</em>). Bagaimana kalau kutukan kita justru merupakan hoby kesukaan mereka berupa ikan kutuk. Mendingan kita kutuk setan dan iblis yang ada didalam diri kita melalui ishlah diri sesuai apa yang pernah dipesankan oleh Sunan Kalijaga 6 Abad yang telah silam berbunyi: “Yen Pasar wis ilang kumandange, yen kali wis ilang kedunge lan yen wong wadon wis</span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"> ilang wirange. Mongko wong lanang enggal-enggal topo lelono, jajah deso, milang kori. Ojo bali yen durung patang sasi sak wise oleh wisik seko Sang Yhang Widhi.” <em>Artinya :</em> Jikalau pasar sudah hilang gemanya-jikalau sungai sudah hilang kedalamannya dan jikalau wanita sudah hilang malunya, maka kaum lelaki hendaknya segera laksanakan puasa berkelana-jelajah desa/negara, hitung pintu, jangan pulang kalau belum empat bulan setelah memperoleh Ilham dari Tuhan Yang Maha Esa. Bukankah Allah kuasa beri rejeki pada Keluarga yang ditinggalkan? </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:120%;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="color:#333333;" lang="EN">Keterangan</span></strong><span style="color:#333333;" lang="EN"> : </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:120%;text-align:justify;margin:0 0 9pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#333333;" lang="EN">Sebelum ada satelit komunikasi apalagi swalayan, dahulu suara pasar gemuruh bagaikan tawon berpindah. Sebelum hutan dan gunung mengalami rusak pepohonannya, dahulu air sungai masih banyak kedalamannya. </span><span style="color:#333333;" lang="DE">Sebelum kerusakan moral kaum wanita, dahulu dikenal dengan gadis pingitan. Kini suasana telah berubah sehingga tidak sedikit bayi dibuang karena hasil hubungan gelapnya, kerusakan moral sehingga musibah alam terjadi dimana-mana. Sebagai solusi dari Sunan Kalijaga agar Bangsa ini dapat wujudkan kejayaannya hendaknya kaum lelaki segera beramai-ramai bikin suasana Khuruj fi sabilillah (<em>keluar dijalan Allah</em>) dengan berkelana jelajah desa / negara guna mempererat shilaturahim terhadap sesama Muslimnya dan jangan pulang kalau belum sampai empat bulan setelah memperoleh Ilham dari Allah SWT berupa Iman yang sempurna (<em>diperoleh dari hasil pengorbanan</em>) sebagaimana disebutkan di dalam QS. At-Taubah: 2. Hal ini untuk menangkal dahsyatnya Dajjal di balik janjikan surga dan kemakmuran. <span style="letter-spacing:-.2pt;">Demikian pesan dari Sunan Kalijaga yang sebelum mengenal Islam beliau adalah penyamun (perampok). Atas doa para Sunan justru beliau jadi pemimpinya para Wali Sembilan karena beliau berotak cemerlang.</span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:19.2pt;text-align:center;margin:0 0 9pt;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="line-height:19.2pt;text-align:center;margin:0 0 9pt;" align="center">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mdislami.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mdislami.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mdislami.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mdislami.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mdislami.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mdislami.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mdislami.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mdislami.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mdislami.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mdislami.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mdislami.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mdislami.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mdislami.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mdislami.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mdislami.wordpress.com&amp;blog=6325084&amp;post=63&amp;subd=mdislami&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/15/63/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/80c2cc7d04a3da56cc7092d52e148f87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mdislami</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebahagiaan Abadi</title>
		<link>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/04/kebahagian-abadi/</link>
		<comments>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/04/kebahagian-abadi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 14:42:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mdislami</dc:creator>
				<category><![CDATA[aku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mdislami.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Kadang berpikir banyak orang ingin bahagia tentunya, tapi kebanyakan mereka kebahagiaan apabila memiliki sesuatu yang menurut saya tak abadi, bahwa kenginan mereka itu hanya untuk dunia saja, seperti mempunyai uang banyak, rumah mewah, istri cantik, kendaraan banyak, seakan mereka itu lupa bahwa kehidupan itu, akan ada lagi setelah mengalami kematian yaitu kehidupan yang kekal di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mdislami.wordpress.com&amp;blog=6325084&amp;post=47&amp;subd=mdislami&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:&quot;">Kadang berpikir banyak orang ingin bahagia tentunya, tapi kebanyakan mereka kebahagiaan apabila memiliki sesuatu yang menurut saya tak abadi, bahwa kenginan mereka itu hanya untuk dunia saja, seperti mempunyai uang banyak, rumah mewah, istri cantik, kendaraan banyak, seakan mereka itu lupa bahwa kehidupan itu, akan ada lagi setelah mengalami kematian yaitu kehidupan yang kekal di akhirat. Memang mereka bahagia dan orang pun berpikir enaknya jadi si dia. tapi mereka melupakan sesuatu yang menciptakan itu semua, “siapa” ? Allah yang maha menciptakan suasana dan keadaan, yang maha memelihara, dan yang memberi rezeki. tapi kebanyakan mereka berpendapat inikan hasil keringat saya sendiri. bingung saya juga mendengar pendapat kebanyakan orang yang tak kenal siapa sesungguhnya dirinya, seperti halnya ibarat kelereng yang ada di hamparan gurun pasir yang luas itulah kita sebenarnya kecil di bumi Allah ini. Bahagia itu datangnya dengan cahaya Allah yang masuk di hati setiap manusia kaya atau miskin, jika dia kaya dia mempergunakan kekayaan nya di jalan Allah dan dirinya selalu taat dan beribadah kepadanya. Jika dia miskin dia bersabar atas kemiskinannya, selalu berpikir bahwa Allah punya rencana baik untuk dia kelak di akhirat, dirinya dipergunakan dengan hal-hal yang disukai Allah. Itulah kebahagiaan yang akan mengantarkan keabadian di akhirat di surganya Allah SWT. Semoga kita termasuk di dalam kebahagiaan itu, amien……</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mdislami.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mdislami.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mdislami.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mdislami.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mdislami.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mdislami.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mdislami.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mdislami.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mdislami.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mdislami.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mdislami.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mdislami.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mdislami.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mdislami.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mdislami.wordpress.com&amp;blog=6325084&amp;post=47&amp;subd=mdislami&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mdislami.wordpress.com/2009/02/04/kebahagian-abadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/80c2cc7d04a3da56cc7092d52e148f87?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mdislami</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
